Seri webinar ini dirancang untuk membantu pelaku industri pupuk (fertilizers) memahami dampak kebijakan karbon Uni Eropa termasuk CBAM, biaya karbon, serta implikasinya terhadap ekspor ke pasar UE. Peserta akan dibekali pemahaman mengenai perhitungan emisi (embedded emissions), kewajiban pelaporan, serta kesiapan dokumentasi dan verifikasi sebagai strategi menjaga daya saing di tengah peningkatan biaya karbon.
CBAM adalah pajak karbon Uni Eropa yang mempengaruhi ekspor produk beremisi tinggi seperti besi dan baja. Kebijakan ini menuntut produk ekspor memiliki jejak karbon yang terukur, transparan, dan kredibel. Bagi eksportir Indonesia, memahami CBAM adalah langkah penting untuk menjaga daya saing, mengurangi beban biaya karbon, dan mempertahankan kepercayaan buyer internasional di pasar global yang kini menuntut transparansi emisi.
31 Januari 2026
10:00 - 12:00 WIB
Zoom Meeting
Bersama tim ahli Verval Nusantara Hijau, pelajari strategi ekspor berkelanjutan dan kesiapan menghadapi kebijakan karbon global.
1. Menguasai ISO 14064, 14040, 14044, 14046, 14067, dan 14083 untuk penerapan praktik keberlanjutan yang terintegrasi.
2. Kepatuhan CBAM: Memimpin penyusunan inventarisasi GRK dan proses verifikasi untuk sektor aluminium sesuai regulasi Uni Eropa.
3. Membimbing proses registrasi produksi scrap aluminium di SRN NEK Indonesia, sehingga dapat dimonetisasi melalui IDXCarbon.
4. Mengembangkan manajemen karbon untuk industri klor-alkali, pakan ternak, dan sektor hilir kelapa sawit.










